Rabu, 13 Januari 2016

Pengertian Modernisasi

Pengertian Modernisasi

Modernisasi menurut Selo Soemardjan adalah perubahan masyarakat dan
kebudayaan dalam seluruh aspeknya dari hal-hal yang bersifat tradisional
menuju hal-hal yang bersifat modern.
Perubahan masyarakat (perubahan sosial) ialah perubahan yang berkenaan
dengan perubahan struktur sosial dan sistem sosial dalam kelompok tertentu.
Beberapa kelompok yang seringkali tampak dalam perubahan sosial yang
membawa pengaruh terhadap perubahan struktur sosial dan sistem sosial,
yaitu sebagai berikut.

a. Perubahan kumulatif adalah perubahan yang terjadi karena gangguan
keseimbangan berkali-kali sehingga menimbulkan perubahan baru
baik bersifat kemunduran maupun kemajuan masyarakat.

b. Perubahan akurat adalah perubahan yang terjadi karena ada gangguan
hanya sekali dan menghasilkan kemerdekaan dari pemerintah kolonial
ke pemerintah nasional yang meliputi struktur dan sistem sosial
masyarakat baru.

Masyarakat Tradisional Masyarakat Modern

1. Keluarga besar                                   1. Keluarga kecil
2. Status sosial berdasarkan warisan     2. Status sosial berdasarkan
keturunan prestasi kerja

3. Tanah sebagai lahan pertanian           3. Tanah untuk mendirikan pabrik
industri

4. Hubungan peranan berdasarkan        4. Hubungan peranan berdasarkan
kekeluargaan kontrak


c. Perubahan bergelombang adalah perubahan yang terjadi karena ada
gangguan keseimbangan dalam masyarakat yang selalu timbul kembali,
tetapi juga selalu terjadi keseimbangan yang seakan-akan terjadi
perubahan bergelombang, misalnya:
1) pergantian radikalisme dan konservatisme dalam sistem politik;
2) gerak konjungtur pada proses ekonomi, artinya naik-turun secara
bergantian.
Dalam proses modernisasi berlangsung secara menyeluruh dalam setiap
aspek kehidupan baik bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya,
dan pertahanan keamanan. Semua itu berlangsung sebagai akibat munculnya
paham rasionalisasi yang perwujudannya berupa pengembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang menuntut kemajuan dan mutu kehidupan
yang lebih sejahtera.
   Modernisasi pada masa sekarang ini terjadi di mana-mana, khususnya
di negara-negara berkembang. Walaupun begitu, ada perbedaan kualitatif
antara kelompok sosial yang satu dan yang lain dalam menerima modernisasi.
Di semua negara, modernisasi bertujuan sama, yaitu meningkatkan taraf
hidup, terutama dalam bidang ekonomi.
Untuk meningkatkan taraf hidup di negara berkembang, dipilih cara
yang telah ditempuh oleh negara maju, yaitu:
a. mengembangkan ilmu pengetahuan;
b. mengembangkan teknologi;
c. mengadakan industrialisasi; dan
d. mengembangkan ekonomi.
Teknologi modern telah berkembang dan tersebar di mana-mana serta
mewarnai kebudayaan manusia. Teknologi ini memungkinkan orang atau
negara mengembangkan industri. Kemampuan ilmu pengetahuan dan
teknologi terbukti mampu menolong manusia melepaskan diri dari
kemiskinan dan kemelaratan.
Para ahli sosiologi berpendapat bahwa perubahan nilai dan sikap dari
tradisional menjadi modern mengandung sembilan unsur sebagai konsep
persyaratan perubahan.

a. Sikap demokratis, aktif, dan berani mengeluarkan pendapat dalam
menanggapi opini umum yang terdapat dalam masyarakat. Sikap
demokratis, artinya dengan kesadaran tinggi mampu berbeda pendapat
dengan orang lain dan toleransi terhadap hal-hal yang bersifat positif
membangun.

b. Sikap terbuka dan siap menerima pembaruan di berbagai bidang yang
bersifat positif.

c. Usaha dan kerja keras sebagai landasan untuk mencapai cita-cita.

d. Sikap menghargai harkat orang lain termasuk wanita dan anak-anak.
Sosiologi SMA Kelas XII 19

e. Percaya pada keberhasilan ilmu dan teknologi.

f. Persepsi terhadap waktu. Sangat berorientasi masa depan dan
menghargai waktu dengan membuat program hari esok harus lebih baik.

g. Penerapan sistem manajemen dalam kehidupan sehari-hari dan bekerja
sesuai dengan jadwal program yang telah mantap.

i. Persepsi terhadap alam sekitar berdasarkan pengalaman dan penelitian.
Segala sesuatu yang hidup dan berkembang dapat dipelajari sehingga
orang dapat memanfaatkan lingkungan alam dan menjaga kelestariannya.

h. Penghargaan atau evaluasi terhadap seseorang yang didasarkan
kemampuan atau prestasi yang telah dicapai.
Agar proses modernisasi di masyarakat berjalan dan berhasil baik perlu

faktor penunjang seperti berikut.


a. Cara berpikir ilmiah (scientific thinking) yang telah tertanam kuat baik di
kalangan pemerintahan maupun masyarakat.

b. Sistem administrasi negara yang teratur dan rapi.

c. Tingkat organisasi yang tinggi.

d. Sentralisasi wewenang dalam perencanaan sosial dan pelaksanaannya.

e. Sistem pengumpulan data yang teratur secara baik dan terpusat pada
suatu badan atau lembaga tertentu.

f. Iklim yang menunjang modernisasi terutama media massa.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam modernisasi sebagai berikut.

a. Setiap masyarakat selama hidupnya pasti mengalami perubahan.
Perubahan tersebut bagi masyarakat yang bersangkutan maupun orang
luar yang menelaah dapat berupa perubahan menarik ataupun tidak
menarik, perubahan yang pengaruhnya terbatas ataupun luas, dan
perubahan yag amat lambat ataupun cepat.

b. Perubahan di dalam masyarakat dapat berupa nilai sosial, pola perilaku,
organisasi, susunan, lembaga kemasyarakatan, lapisan dalam
masyarakat, kekuasaan, wewenang, ataupun interaksi sosial.

c. Luasnya bidang yang mengalami perubahan di masyarakat menyebabkan
peneliti apabila membuat uraian tentang perubahan dalam masyarakat
perlu terlebih dahulu menentukan secara tegas perubahan mengenai
hal yang di maksud.

d. Dengan diakuinya sebagai inti jiwa masyarakat maka banyak ahli
sosiologi yang mencurahkan perhatian pada masalah perubahan sosial
dan kebudayaan dalam masyarakat. Masalah tersebut menjadi lebih
penting dalam hubungannya dengan pembangunan ekonomi.